Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Rabu, Februari 18, 2009

BERGULAT DAN BERCENGKERAMA

Semua pekat, aku bersama Si Pekat
Menghitam, aku menjadi hitam.
Ku tanya, "Apa yang kau harap dariku,
yang nyata-nyata begitu lemah tanpamu?"
Katanya karena ku akan menjadi kuat
bergulat berlatih bersamanya.
Dia bilang, dialah pelatihku
bisa jadi sparring partner dengannya
adalah kehormatan manusiawi

Wahai Iblis
terimakasih kau ajari aku keikhlasan
untuk melatihku menjadi kuat
Mohon maaf, kini saatnya bagiku
bertarung di pertarungan sebenarnya
tanpa mengajakmu
karena kuingin sendiri

Wareng, 19 Feb 09, 0.31

PULANG

Untuk Tuanku Dear Hunny

Hunny kuingin pulang
ke tempat yang bisa menerimaku dengan lapang
ke pelukanNya yang dekapku penuh sayang

Tuanku, kuingin kau lepas ku terbang
bersama angin dan mimpi ku bawa melayang
agar hidupku menjadi panjang

Sepanjang bayang sinar rembulan
di siang hari

Dear, kuingin kau gandeng tanganku
mengecup rindu di pusara biru
agar kau tahu
bahwa kita tak bisu

Sukma kami berkait
pada KESENDIRIAN yang kutuju

Lepaskan ikatan melilit sakit
tertelan semua pil pahit
lantas kurasa manisnya
DIRIMU Kekasih
saat semua pergi
dan hanya kita menyendiri
kala itu kutemukan KEDIRIANMU,
KEDIRIAN Kita yang telah "menjadi".

Tuhan, sumpah mati kuingin bersamaMu
Antar dan bimbinglah daku,
Kumohon,
Kini,
Ya...kini,
Kumohon,
Jangan berhenti...

Wareng, 19 Feb 09, 0.24

Sabtu, Februari 07, 2009

Pesan Pendek 1

(tanpa judul)
Hunny, aku barusan belajar dari kekhawatiran dan fakta kaum pesimistik,
bahwa manusia macam kita takkan mendapat bagian nyata mimpi-mimpi
lalu ku pindahkan saluran berita, kepada jalur khusus pencari dusta
katanya semua mimpi pasti akan terjadi karena niscaya

Wareng, 3 Okt 2008, dinihari

Selasa, Januari 20, 2009

PALESTINE, I’M COMING

Mana yang kau sebut pembela,
jika tiada bantuan mereka walau sekedar seruan tanpa makna?
Tapi lihatlah saudarku,
mereka berkata, “Kami lah yang ditunjuk Tuhan menjadi wakilmu”

Baru saja tetes darah merambah, meresap ke tanah kering pecah
airmata berdesakan di tiap nafasmu
nikmati hamparan pilu papa berbalur nestapa

Tetapi, lihat diriku kini
terkapar di balutan beban ketakberdayaan
tak kuasa berbuat
selain meminta bantuan
agar ada yang membantumu

Ironi kuterima…

Seluruh cinta kupersembahkan untuk para Pembela-Mu
Seluruh jiwa kuadukan kepada keadilan

Apakah kau pun tetap berpikir, bahwa menjadi (bukan) Penguasa itu menenangkan?
(Palestine, I’m coming… even only my soul)

Wareng, 14 Jan 2009, 07:02

Cemburu

CEMBURU

Sobat, aku cemburu kepada pelacur, karena diberi surga
kini kumohon, antar aku menjadi pelacur
agar mendapat surga, hanya dengan seteguk air untuk anjing.

Sobat, aku cemburu kepada bajingan, karena diberi surga
kini kumohon, antar aku menjadi bajingan
agar mendapat surga, hanya dengan berjalan menuju rumah Tuhan.

Tetapi demi apapun juga aku tak cemburu kepada ahli ibadah
yang tak lembut pada keluarganya, tak sayangi tetangganya, tak layani dhuafa
dia sibuk dengan shalat malam dan puasanya
dan menghitungnya sebagai persembahan untuk Tuhannya…

Wareng, 12 Jan 2009, 11:22

Moksa

MOKSA

tahukah kau sobat, Monyet Pantat Merah sampaikan salamnya kepada kita,
cinta hanya bersatu dalam moksa
cinta di dunia katanya terasa semu dan menipu
karena dalam cinta kami masih tersimpan nafsu
membabu untuk hasrat diri
bersama…

sedang kau bilang cinta memberi, perih juga dipersembahkan
kita telah terkhianati penipuan berkedok keadilan
benak kita simpan rumus sederhana
bahwa kita selalu percayai indera
yang disfungsi begitu saja di lubang kubur
dan ditinggalkan kerabat kita
dan ditinggalkan… dan ditinggalkan.

Sementara, Tuhan sedang menyambut
tapi kita tak tahu
bahwa Tuhan sedang menyambut
takut dan sepi menghasut

kala itu Tuhan sedang menyambut…

Wareng, 12 Jan 2009, 11:09

Aku Belajar (Untuk Cerdas)

AKU BELAJAR
(untuk cerdas)

Tuhan, aku tengah belajar tentang kekecewaan,
--- yang membuatku menata harapan

Aku belajar tentang duka dan kepedihan,
--- yang membuatku hancurkan kesombongan

Ku pun belajar tentang pengkhianatan,
--- yang membuatku memilah kepercayaan

Belajar tentang kemaksiatan,
--- yang membuat nuraniku bisa merasakan hati terkikis dan perih

Belajar pula tentang kebodohan,
--- yang mampu membuatku jatuh tersungkur dan bangkit

Aku belajar tentang kenakalan,
--- yang membuatku tertempa terpaan pukulan

Belajar kepada kekesalan,
--- yang membuat ketahanan hatiku terkuatkan

Belajar tentang cara belajar, waktuku tak makin kusia-siakan

Tuhan, pelajaranku tentang hal buruk ternyata juga mendatangkan rasa syukur
bahwa Kau masih mengasihiku…, dan menungguku untuk datang dan menghiba pada-Mu
mengharap kasih-Mu
mengharap pertolongan-Mu
permaafan-Mu

Lalu Kau basuh nistaku dengan air lembayung
kubawa badan bersimbah rana dan kuyup, menuju kehidupan

Kuajak mimpi bertabur kesucian
atas semua nista
Karena ku masih berharap
bahwa hidup sekedar sandiwara

yang kupelajari alurnya,
kuikuti mataharinya,
kunikmati kehancurannya...
untuk berserah menuju akhir cerita
yang masih tersimpan di alam sana

menungguku dengan segenap cinta dan senyum
laksana menyambut anak kesayangan

Pulang…

Wareng, 9 Januari 2009, 01.12

Jumat, Januari 16, 2009

Dorman 3

Dorman 3

Lonelyness, why you come to me accidently?

Where do my bestfriends?

Why don’t they come here when I need them?

Oh my lovely lonelyness, will you be my soulmate? ---)

Medio Nop 2008

MY REBORN’s BIRTHDAY

MY REBORN’s BIRTHDAY

Aku yang kini mengulang hari

memang tak sesedih dan sepilu yang kau bayangkan

Separuh hatiku ingin sendiri, dan separuh lagi ingin berbagi

Anak-anak kecil itu menunggu dan bertanya, “ Katanya Ulangtahun, mana kuenya?”

(ah.. ku akan tanyakan diriku, apa yang kudapat)

“Ooh..datanglah kado baju dan kue taart dari mbak Erna, alhamdulillah… ”

Itu saja barangnya? Ya. Itu saja. Tidak dari yang lain.

Selebihnya ucapan, salam, ciuman, gigitan, pelukan, tangisan, tawa, keanehan…, dan hening

Jika demikian, ku tak mau hanya menunggu hari-hariku kini

diam bersama kebodohan dan keserakahan yang tengah mengintaiku itu

Maka untuk menyenangkan hariku, kupilih kredo:

“Aku adalah yang kuperbuat…!!! ”

Wareng, 5 Januari 2009

THE OTHER SIDE OF ME

(ingin munculkan)

THE OTHER SIDE OF ME


Ada satu kedirian kita yang takkan dapat dipahami, kecuali dinikmati

Takkan dapat ditemukan, kecuali merasakan

Takkan dapat dipercaya, kecuali membuktikan

Tak perlu sembilu itu kecuali untuk berbagi

Tak perlu tangis itu, kecuali untuk dimengerti

Begitu saja, bawa bahagia

Tiada habis untuk kekasih, karena semua mengalir ikuti masa

Yang mengajak kita menjadi Sang Masa

Dan kita pun bergandengan berpegangan meniti jalan ini

Terimakasih cinta.

Wareng, 4 Januari 2009